Review The Shawsank Redemption, Film Drama Crime Terbaik Sepanjang Masa - Film

Review The Shawsank Redemption, Film Drama Crime Terbaik Sepanjang Masa

Review Film The Shawsank Redemption

27 tahun telah berlalu, namun tidak ada satupun film yang bisa mengalahkan karya masterpiece yang satu ini. Disutradarai oleh Frank Darabont, orang yang juga menyutradarai The Mist dan The Green Mile, serta dibintangi oleh Morgan Freeman yang terkenal dengan suara pembawaan narasinya yang sangat khas.

Melihat sutradara dan cast-nya saja, masuk akal rasanya jika The Shawsank Redemption mendapatkan rating 9,3 di IMDB, yang kemudian menjadikannya sebagai film dengan rating tertinggi sepanjang masa. 

Padahal, jika melihat dari tahun rilisnya, yaitu di tahun 1994, film ini setidaknya telah berumur 27 tahun lebih. Namun anehnya, sampai sekarang tidak ada satu pun film yang mampu melebihi rating yang diraih oleh film The Shawsank Redemption ini.

Sebenarnya apa sih yang menyebabkan film ini begitu istimewa? Setidaknya itulah pertanyaan yang sempat terlintas di benak saya sebelum menontonnya. Namun setelah selesai menontonnya, rasanya semuanya mulai menjadi masuk akal.

The Shawsank Redemption menceritakan kisah seorang bankir yang cerdas, Andy Dufresne, yang harus mendekam di penjara Shawsank usai dituduh membunuh istri dan selingkuhannya. Atas kejahatannya tersebut, Andy dihukum 2 kali seumur hidup di penjara Shawsank yang nampaknya akan menjadi tempat terakhir untuk menghabiskan masa hidupnya.

Sepanjang film, ceritanya akan berfokus kepada kisah Andy Dufresne selama di penjara Shawsank, tentang bagaimana cara dia bertahan hidup, menjalani rutinitas selayaknya napi pada umumnya, sampai mendapatkan seorang teman yang berharga.

Film ini benar - benar memberikan gambaran nyata tentang kehidupan di dalam penjara yang mungkin terlihat mengerikan di mata orang awam. Jika melihat dari sudut pandang para tahanan baru, penjara Shawsank memang terlihat demikian, lengkap dengan penjaga yang nyaris tak memiliki rasa ampun untuk memukuli kalian sampai mati jika tidak menurut ataupun melanggar aturan yang ada.

Walaupun begitu, di mata para tahanan lama, penjara Shawsank seolah telah menjadi bagian dari hidup mereka. Mereka bahkan sudah menganggap Shawsank menjadi rumah yang tidak ingin mereka tinggalkan, karena saat berada di dunia luar, tidak ada satu pun orang yang akan mengenal mereka, tidak ada lagi priviledge yang akan mereka dapatkan seperti di dalam penjara.

Ada banyak sekali pembelajaran yang dapat diambil dari film ini, mulai dari persahabatan, kehidupan bersosial, harapan, dan pengkhianatan. Durasi filmnya yang tergolong lama (sekitar 140 menit) membuat ceritanya disajikan dengan sangat sempurna dari segala sisi, baik dari amanatnya, penokohannya, semuanya terpadu menjadi sebuah karya film yang sangat worth it buat kalian tonton setidaknya sekali seumur hidup.

Jujur saja, setelah menontonnya, film Shawsank Redemption ini langsung memiliki bagiannya sendiri di dalam pikiran saya, seperti membuat memorinya sendiri untuk mengingat setiap bagian scene dari film ini yang begitu susah untuk dilupakan. Seperti kata Slank, terlalu manis untuk dilupakan.

Ada banyak sekali unsur yang membuat film The Shawsank Redemption menjadi sebuah karya "masterpiece" yang tak terlupakan. Contoh kecilnya dapat terlihat dari bagaimana model penceritaan film ini berjalan. Dari awal sampai akhir, alurnya disajikan dengan sangat konstan, tidak cepat, maupun tidak lambat, membuat mata saya terus terpaku di layar saat menontonnya.

Tak hanya itu, penokohan Andy Dufresne yang diperankan oleh Tim Robbins juga sangat brilliant. Sebagai seorang bankir yang pendiam, Andy Dufresne berhasil membuat kesan pribadinya yang dingin sejak pertama kali muncul. Bahkan, hakim di pengadilannya pun sampai tidak berpikir ulang saat menjatuhkan hukuman, karena sejak awal pandangannya selalu terlihat kosong, seperti layaknya seorang psikopat berdarah dingin yang tidak pernah menyesali perbuatan yang telah dilakukannya.

Namun dibalik sikap dinginnya itu, Andy Dufresne memiliki sebuah harapan yang selalu diidamkannya. Hal tersebut selalu tergambar jelas dari wajahnya yang seolah selalu memikirkan suatu hal yang tidak diketahui oleh siapapun. Impian yang dimiliki Andy Dufresne itu pun nantinya juga akan terungkap secara perlahan, membuat jati diri karakternya yang asli mulai terlihat.

Redd (Morgan Freeman), yang menjadi teman dekat Andy juga menjadi tokoh pendamping yang sangat membekas dalam film ini. Perannya sebagai seseorang yang dapat memperoleh segalanya menjadikannya orang yang tepat untuk menjadi partner of crime dari Andy Dufresne. Tak seperti napi lainnya, Redd ini telah mengetahui bahwa Andy merupakan seseorang yang istimewa baginya sejak pertama kali dia dimasukkan ke dalam penjara Shawsank. Dan benar saja, di sepanjang filmnya nanti kedekatan antar keduanya akan berujung pada ending yang tak akan bisa kalian lupakan.


SCORE

10/10

Sebagai sebuah film drama misteri, Shawsank Redemption mampu membuat saya yang menontonnya terus terpaku di depan layar dengan plotnya yang ditampilkan dengan sangat matang. Entahlah, walaupun durasinya lebih dari 2 jam, itu tidak berasa sama sekali saat menonton film ini, tahu - tahu udah kelar aja saking enjoynya waktu nonton.

Untuk kalangan pecinta genre misteri dan prison break, The Shawsank Redemption pastinya harus ada dalam list kalian. Tak usah khawatir dengan tahun perilisannya, karena menurut saya sendiri gaya penyutradaraan dari film ini sudah sangat bagus, pokoknya enak aja gitu dilihat, nggak ada scene yang mengganggu di mata, sehingga bisa saya bilang bahwa tidak ada satu celah sedikitpun untuk membuat film ini terlihat jelek, meskipun jika dilihat dari tahun perilisannya memang film ini sudah bisa dibilang "jadul".


TRAILER


***

Sekian postingan saya kali ini mengenai review dari film The Shawsank Redemption. Buat yang udah nonton, gimana nih menurut kalian? Pantaskah film ini menjadi film terbaik sepanjang masa? Tulis saja pendapat kalian di kolom komentar.

Jangan lupa selalu kunjungi blog ini untuk mendapatkan informasi menarik lainnya seputar film.

Terima kasih.

0 Response to "Review The Shawsank Redemption, Film Drama Crime Terbaik Sepanjang Masa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel