Terrifier 2 Film Review, Kembalinya Teror Art the Clown - Film

Terrifier 2 Film Review, Kembalinya Teror Art the Clown

Review Film Terrifier 2

Seri pertama Terrifier yang rilis pada tahun 2016 lalu telah cukup berhasil menarik perhatian penonton dengan kemunculan karakter Art the Clown yang konyol sekaligus sadis di waktu yang bersamaan. Damien Leone selaku pencipta karakter Art the Clown sekaligus sutradara dari film tersebut nampaknya sudah paham betul tentang betapa besarnya potensi yang bisa diraih dari karakter badut kejam yang dia ciptakan.

Bisa dibilang film Terrifier yang pertama sudah cukup memuaskan, walaupun ratingnya masih terbilang biasa, hanya mentok di angka 5,5 di IMDB. Akan tetapi, itu sudah cukup menjadi pondasi yang kuat untuk mengembangkan cerita dan karakter dari Art the Clown itu sendiri jika akan dibuatkan sebuah sequel.

Dan benar saja, di tahun 2022 ini, tepatnya di tanggal 6 Oktober 2022 lalu, Art the Clown akhirnya mendapatkan sebuah sequel yang bertajuk Terrifier 2. Masih digarap oleh Damien Leone, Terrifier 2 akan melanjutkan kisah Art the Clown yang secara mengejutkan hidup kembali dan mulai meneror sepasang kakak beradik yang ternyata memiliki hubungan dengan asal usulnya.

Walaupun sudah memiliki rentang waktu kurang lebih 6 tahun sejak perilisan film pertamanya, Terrifier 2 ini rasanya kurang begitu menampilkan perubahan yang begitu signifikan, baik itu dari kualitas gambar, akting, bahkan tone warna dan pengambilan shot-nya juga masih terlihat mirip dengan film pertamanya.

Saya nggak tahu apakah hal itu sengaja dilakukan oleh Damien Leone biar atmosfer yang ada di film pertamanya dulu masih terasa sama dengan filmnya yang sekarang. Namun masalahnya, itu membuat Terrifier 2 ini terasa sangat biasa, kayak kurang wah aja gitu dalam filmnya soalnya semua aspeknya hampir nggak ada peningkatan sama sekali.

Satu - satunya hal yang meningkat dari film ini hanya di durasinya aja. Berbeda jauh dari film pertamanya yang berdurasi cukup singkat, kali ini Terrifier 2 memiliki durasi lebih dari 2 jam dengan cerita yang yaaaaaaaa bisa dibilang nggak terlalu memuaskan juga, tapi setidaknya oke lah, nggak buruk - buruk amat.

Sebenarnya film ini bisa memiliki durasi yang lebih singkat, karena sebagian besar ceritanya juga tidak begitu penting. Tapi ya namanya sebuah sequel pastinya ada hal - hal baru yang coba ditampilkan, walaupun sayangnya hal - hal baru tersebut malah bikin film ini makin mengecewakan.

Salah satu contohnya yaitu adanya tambahan genre supranatural di film ini yang malah terasa makin nggak masuk akal. Entah dari mana asalnya, di awal film nanti tiba - tiba muncul seorang gadis berpakaian badut mirip Art the Clown yang dimunculkan sebagai sebuah imajinasi belaka. Yang namanya imajinasi kan harusnya nggak bisa dilihat orang lain yak, kok ini bisa kelihatann, bahkan bisa nelpon juga buat ngasih tipuan ke karakter utama. Kayak nggak konsisten aja gitu penggambaran karakternya, kalo emang hanya sebuah imajinasi kan harusnya yang bisa ngelihat dia cuma Art the Clown doang, nggak semua orang bisa ngelihat dia.

Udah gitu fungsinya di akhir film juga nggak begitu penting, jadi kesannya itu karakter cuma iseng aja ditambahin biar nih film isinya makin rame.

Satu - satunya hal positif yang masih konsisten dari film ini adalah adegan brutalnya yang masih sama gilanya. Sejak film Terrifier yang pertama, Art the Clown memang sudah berhasil tampil sebagai seorang pembunuh berantai yang sadis dan kejam dalam membantai para korbannya. Untungnya, hal tersebut masih konsisten dipertahankan, bahkan makin ditingkatkan dengan kelakuan Art the Clown yang makin konyol dan mematikan di saat yang bersamaan.

Adegan seperti memotong tubuh manusia, darah yang berceceran, organ dalam yang keluar, itu semua sudah menjadi hal yang wajar di film ini. Maka dari itu, buat kalian yang mungkin gampang merasa mual waktu lihat adegan sadis kayak gitu mending skip saja film ini.

Overall, Terrifier 2 memang tidak ditujukan untuk semua kalangan. Dengan banyaknya porsi adegan slasher di film ini, Terrifier 2 rasanya lebih cocok ditujukan buat kalian yang emang mau nonton film buat nonton adegan penyiksaan doang, sama lah kayak film slasher lain kayak Wrong Turn, Hostel, dll.

Untuk segi ceritanya nggak usah berharap banyak, karena film kayak gini emang punya standar kualitas cerita yang tergolong biasa saja, nggak bakalan ada plot twist ataupun hal hal yang mengejutkan lainnya, just enjoy the show aja deh pokoknya dengan banyaknya adegan sadis yang bakal tampil di layar.


SCORE 

4/10

Walaupun sebagian besar isi dari film Terrifier 2 ini cukup mengecewakan, namun saya setidaknya masih bisa terhibur dengan karakter Art the Clown yang unik. Menarik rasanya melihat serial killer yang sadis namun berperilaku konyol seperti Art the Clown ini.

Hal itu juga makin didukung dengan kualitas akting dari David Howard Thornton yang masih konsisten sebagai Art the Clown sejak di film Terrifier yang pertama. Ngelihat dia senyum doang aja rasa ngerinya udah dapet banget, apalagi karakternya kan dibikin bisu, jadi terlihat makin misterius, udah berasa kayak perpaduan antara Michael Myers dan Hannibal Lecter.


TRAILER


***

Sekian review dari saya mengenai film Terrifier 2. Perlu kalian ketahui bahwa seluruh isi dari postingan ini merupakan murni dari opini saya pribadi. Oleh karena itu, jika mungkin ada tambahan dari kalian silahkan langsung tulis saja di kolom komentar.

Jangan lupa selalu kunjungi blog ini untuk mendapatkan konten seputar film lainnya.

Terima kasih.

0 Response to "Terrifier 2 Film Review, Kembalinya Teror Art the Clown"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel