Buat para gen z pasti udah gak asing lagi dong sama serial animasi yang satu ini, siapa lagi kalau bukan Spongebob Squarepants.
Waktu masih sekolah, Spongebob selalu menjadi teman kita saat sarapan
hingga mau berangkat ke sekolah.
Maka dari itu, tak heran jika popularitas Spongebob di era awal tahun
2000-an cukup tinggi, sebab hampir semua orang pasti pernah menontonnya,
walaupun cuma 1 eps saja.
Seiring dengan perkembangan jaman, kualitas dari serial animasi juga makin di
upgrade, yang dulu mentok hanya di 2D, sekarang semuanya udah hampir semuanya
3D.
Spongebob pun melakukan hal yang sama sejak tahun 2015 lalu dengan film
bertajuk "Sponge Out of Water" yang mulai merubah karakternya menjadi
3D (walau jujur aja waktu itu agak aneh ngelihat desain karakternya).
Setelahnya, beberapa seri spin off dari Spongebob Squarepants
juga tersaji dalam full 3D.
Contoh paling jelasnya bisa kalian lihat dari seri berjudul
"Kamp Koral: Spongebob's Under Years"
yang juga udah ditayangin di TV Indonesia (tapi nggak tau sih sekarang masih
tayang apa nggak).
Tapi, bukan itu hidangan utama kita kali ini.
Seperti yang udah terpampang di judul, kali ini saya akan mengupas habis film
terbaru Spongebob yang baru rilis akhir bulan desember kemaren.
Apakah film ini worth it ditonton? Atau justru malah mengecewakan? Mari
kita kupas satu per satu, dimulai dari sinopsisnya.
SINOPSIS
The Spongebob Movie: Search for Squarepants mengisahkan tentang
perjalanan Spongebob ke Dunia Bawah (Underworld) demi membuktikan
kepada Tuan Krab bahwa dia layak mendapatkan gelar sebagai seorang petualang
sejati.
Namun sayangnya, impian Spongebob tersebut nampaknya tidak akan bisa dia capai
dengan mudah, sebab The Flying Dutchman diam - diam memanfaatkan sifat polos
dari Spongebob agar bisa lepas dari kutukannya.
Apakah Spongebob bisa mendapatkan gelarnya sebagai seorang petualang sejati
dan menggagalkan niat jahat dari The Flying Dutchman? Jawabannya akan kalian
temukan sendiri setelah menonton filmnya.
PROS
1. Masih Mempertahankan Jokes Absurd Khas Spongebob
Yap, dari awal rilis Spongebob emang udah melekat dengan
jokes - jokes absurd-nya yang kadang bikin kita harus mikir dulu baru
bisa ketawa.
Agak aneh sih emang, tapi justru itulah yang menjadi ciri khas dari serial
animasi ini.
Nah, untungnya formula jokes absurd itu masih dipertahankan juga di
film keempatnya ini. Salah satu contohnya waktu Tuan Krab bilang kalau
Spongebob dibawa oleh The Flying Dutchman ke Dunia Bawah (Underworld).
Squidward nyeletuk tuh dengan bilang "Under Where?", menanyakan lokasi
tepatnya dimana Spongebob berada.
Tak lama kemudian Squidward nambahin lagi dengan bilang "Underwear?"
yang artinya "celana dalam" sambil dibarengi dengan ketawa kecil darinya.
Walaupun kelihatan agak kurang pantas buat anak - anak, tapi sebetulnya
jokes jokes dewasa kayak gitu emang udah mendarah daging di serial
Spongebob
Dan yang lebih anehnya lagi, sejak dulu yang ngeh dengan jokes-nya
pasti orang dewasa doang, sebab penempatan jokes-nya tuh nggak dibikin
ngasal juga, cuma kayak celetukan doang.
Jadi kalo bocil yang nonton pun pasti mereka ga nyadar kalau ada
jokes gituan.
2. Style Karakter 3D yang Nyaman di Mata
Sejak film ketiganya yang bertajuk "Sponge on the Run",
style 3D-nya emang udah kelihatan nyaman banget buat dilihat, nggak
kaku sama sekali, pergerakannya juga halus, dan masih mempertahankan detail
detail dari tiap karakter originalnya waktu masih dalam bentuk 2D dulu.
Bisa dibilang kalau franchise film Spongebob ini bisa
beradaptasi lah sama perkembangan jaman, walaupun serial animasinya udah nggak
dilanjutin lagi.
Yaaa, setidaknya kita sekarang bisa melihat Spongebob dalam versi 3D di versi
film kayak film terbarunya ini. Bisa buat nostalgia lah intinya, dengan tetap
ingin menggaet penonton baru, terutama buat anak anak jaman sekarang yang
mayoritas kartunnya udah dalam bentuk 3D semua.
3. Eksplor Dunia Baru
Biar ceritanya tetap fresh, kali ini petualangan Spongebob dan kawan kawan
menuju ke area yang baru bernama "The Underworld".
Berbanding terbalik dari Bikini Bottom yang tampak fun dan
colorful, The Underworld terlihat sangat dark dan
creepy, lengkap dengan makhluk - makhluk aneh yang mendiami area
tersebut. Yaa konsepnya kayak dunia lain gitu lah ceritanya.
Hadirnya The Underworld di film ini sukses membuat filmnya terasa
menarik buat ditonton, sebab ada banyak hal yang bisa di eksplor, nggak
mentok di Bikini Bottom doang kayak di serial animasinya.
CONS
1. Tagline "Big Guy" yang Terasa Annoying
Kalo disebut beberapa kali doang mah keknya masih bisa saya terima. Ini masalahnya di ucapin berkali - kali, sangat konsisten dari awal sampe akhir film.
Sebenarnya di awal udah dijelasin sih kalo Big Guy tuh dimaksudkan buat
Spongebob yang udah menginjak dewasa karena badannya sudah setinggi 36 kerang.
Udah, itu doang, nggak ada tujuan lainnya.
Jadi, aneh aja gitu kenapa frasa "Big Guy" ini masih terus diucapin
berkali - kali tanpa ngasih konteks yang lebih dalam. Bahkan misi utama
Spongebob di film ini pun nggak ada hubungannya sama arti dari "Big Guy" bjirr :v
2. Ending Film yang Kurang Nendang
Mayoritas film yang memiliki target pasar anak - anak memang memiliki alur
yang ringan, tapi nggak terus dibikin flat juga. Biasanya kan walau
alurnya nggak serius, ntar di ending pasti dibikin emosional lah atau
apa gitu.
Di film ini nggak ada sama sekali tuh, dari awal sampai akhir nggak ada
emosional yang dibangun. Bahkan konfliknya pun nggak bikin geregetan, kayak
"ohh gini doang", rasanya terlalu flat dan jadi boring jatuhnya.
Jujur ini sih yang paling bikin saya kecewa abis nonton. Sedih aja gitu
karakter se-ikonik Spongebob dapet film yang tergolong biasa aja gini.
Iya sih kalo dari segi grafis emang oke, tapi kalo dari segi cerita, pendalaman
karakter, konflik, semuanya jelek.
TRAILER
SCORE
5/10
Score 5 saja rasanya sudah lebih dari cukup buat film
The Spongebob Movie: Search for Squarepants.
Kalau nggak ngangkat karakter Spongebob dkk, kayaknya film skornya 3 aja udah
cukup karena emang jauh kelasnya kalau dibandingin sama film animasi lainnya,
terutama di bagian ceritanya.
Tapi entah lah, mungkin saya aja yang terlalu kecewa sama film ini, tapi
faktanya rating film ini di IMDb juga nggak tinggi kok :v
Intinya, kalau kalian emang fans berat Spongebob, ya silahkan aja tonton
filmnya.
Tapi kalau kalian sedang nyari film animasi yang bagus, baik dari segi
kualitas maupun cerita, saya saranin mending nonton film lain aja deh, ada
banyak banget kok opsinya.
***
Sekian
review film The Spongebob Movie: Search for Squarepants (2025) dari
saya.
Perlu diingat bahwa seluruh isi postingan ini sepenuhnya berasal dari opini
saya pribadi. Oleh karena itu, jika ada dari kalian yang ingin memberikan
opini tambahan silahkan tulis saja di kolom komentar.
Jangan lupa selalu kunjungi blog
Film Corner
untuk mendapatkan informasi menarik seputar film atau series lainnya.
Terima kasih.


