Review The Spongebob Movie: Search for Squarepants (2025)

The Spongebob Movie: Search for Squarepants

Buat para gen z pasti udah gak asing lagi dong sama serial animasi yang satu ini, siapa lagi kalau bukan Spongebob Squarepants. 

Waktu masih sekolah, Spongebob selalu menjadi teman kita saat sarapan hingga mau berangkat ke sekolah.

Maka dari itu, tak heran jika popularitas Spongebob di era awal tahun 2000-an cukup tinggi, sebab hampir semua orang pasti pernah menontonnya, walaupun cuma 1 eps saja.

Seiring dengan perkembangan jaman, kualitas dari serial animasi juga makin di upgrade, yang dulu mentok hanya di 2D, sekarang semuanya udah hampir semuanya 3D.

Spongebob pun melakukan hal yang sama sejak tahun 2015 lalu dengan film bertajuk "Sponge Out of Water" yang mulai merubah karakternya menjadi 3D (walau jujur aja waktu itu agak aneh ngelihat desain karakternya).

Setelahnya, beberapa seri spin off dari Spongebob Squarepants juga tersaji dalam full 3D.

Contoh paling jelasnya bisa kalian lihat dari seri berjudul "Kamp Koral: Spongebob's Under Years" yang juga udah ditayangin di TV Indonesia (tapi nggak tau sih sekarang masih tayang apa nggak).

Tapi, bukan itu hidangan utama kita kali ini.

Seperti yang udah terpampang di judul, kali ini saya akan mengupas habis film terbaru Spongebob yang baru rilis akhir bulan desember kemaren.

Apakah film ini worth it ditonton? Atau justru malah mengecewakan? Mari kita kupas satu per satu, dimulai dari sinopsisnya.


SINOPSIS

Sinopsis Film Search for Squarepants

The Spongebob Movie: Search for Squarepants mengisahkan tentang perjalanan Spongebob ke Dunia Bawah (Underworld) demi membuktikan kepada Tuan Krab bahwa dia layak mendapatkan gelar sebagai seorang petualang sejati.

Namun sayangnya, impian Spongebob tersebut nampaknya tidak akan bisa dia capai dengan mudah, sebab The Flying Dutchman diam - diam memanfaatkan sifat polos dari Spongebob agar bisa lepas dari kutukannya.

Apakah Spongebob bisa mendapatkan gelarnya sebagai seorang petualang sejati dan menggagalkan niat jahat dari The Flying Dutchman? Jawabannya akan kalian temukan sendiri setelah menonton filmnya.


PROS

1. Masih Mempertahankan Jokes Absurd Khas Spongebob

Yap, dari awal rilis Spongebob emang udah melekat dengan jokes - jokes absurd-nya yang kadang bikin kita harus mikir dulu baru bisa ketawa. 

Agak aneh sih emang, tapi justru itulah yang menjadi ciri khas dari serial animasi ini.

Nah, untungnya formula jokes absurd itu masih dipertahankan juga di film keempatnya ini. Salah satu contohnya waktu Tuan Krab bilang kalau Spongebob dibawa oleh The Flying Dutchman ke Dunia Bawah (Underworld).

Squidward nyeletuk tuh dengan bilang "Under Where?", menanyakan lokasi tepatnya dimana Spongebob berada.

Tak lama kemudian Squidward nambahin lagi dengan bilang "Underwear?" yang artinya "celana dalam" sambil dibarengi dengan ketawa kecil darinya.

Walaupun kelihatan agak kurang pantas buat anak - anak, tapi sebetulnya jokes jokes dewasa kayak gitu emang udah mendarah daging di serial Spongebob

Dan yang lebih anehnya lagi, sejak dulu yang ngeh dengan jokes-nya pasti orang dewasa doang, sebab penempatan jokes-nya tuh nggak dibikin ngasal juga, cuma kayak celetukan doang.

Jadi kalo bocil yang nonton pun pasti mereka ga nyadar kalau ada jokes gituan.

2. Style Karakter 3D yang Nyaman di Mata

Sejak film ketiganya yang bertajuk "Sponge on the Run", style 3D-nya emang udah kelihatan nyaman banget buat dilihat, nggak kaku sama sekali, pergerakannya juga halus, dan masih mempertahankan detail detail dari tiap karakter originalnya waktu masih dalam bentuk 2D dulu.

Bisa dibilang kalau franchise film Spongebob ini bisa beradaptasi lah sama perkembangan jaman, walaupun serial animasinya udah nggak dilanjutin lagi.

Yaaa, setidaknya kita sekarang bisa melihat Spongebob dalam versi 3D di versi film kayak film terbarunya ini. Bisa buat nostalgia lah intinya, dengan tetap ingin menggaet penonton baru, terutama buat anak anak jaman sekarang yang mayoritas kartunnya udah dalam bentuk 3D semua.

3. Eksplor Dunia Baru

Biar ceritanya tetap fresh, kali ini petualangan Spongebob dan kawan kawan menuju ke area yang baru bernama "The Underworld".

Berbanding terbalik dari Bikini Bottom yang tampak fun dan colorful, The Underworld terlihat sangat dark dan creepy, lengkap dengan makhluk - makhluk aneh yang mendiami area tersebut. Yaa konsepnya kayak dunia lain gitu lah ceritanya.

Hadirnya The Underworld di film ini sukses membuat filmnya terasa menarik buat ditonton, sebab ada banyak hal yang bisa di eksplor, nggak mentok di Bikini Bottom doang kayak di serial animasinya.


CONS

1. Tagline "Big Guy" yang Terasa Annoying

Big Guy

Kalo disebut beberapa kali doang mah keknya masih bisa saya terima. Ini masalahnya di ucapin berkali - kali, sangat konsisten dari awal sampe akhir film.

Sebenarnya di awal udah dijelasin sih kalo Big Guy tuh dimaksudkan buat Spongebob yang udah menginjak dewasa karena badannya sudah setinggi 36 kerang. Udah, itu doang, nggak ada tujuan lainnya.

Jadi, aneh aja gitu kenapa frasa "Big Guy" ini masih terus diucapin berkali - kali tanpa ngasih konteks yang lebih dalam. Bahkan misi utama Spongebob di film ini pun nggak ada hubungannya sama arti dari "Big Guy" bjirr :v

2. Ending Film yang Kurang Nendang

Mayoritas film yang memiliki target pasar anak - anak memang memiliki alur yang ringan, tapi nggak terus dibikin flat juga. Biasanya kan walau alurnya nggak serius, ntar di ending pasti dibikin emosional lah atau apa gitu.

Di film ini nggak ada sama sekali tuh, dari awal sampai akhir nggak ada emosional yang dibangun. Bahkan konfliknya pun nggak bikin geregetan, kayak "ohh gini doang", rasanya terlalu flat dan jadi boring jatuhnya.

Jujur ini sih yang paling bikin saya kecewa abis nonton. Sedih aja gitu karakter se-ikonik Spongebob dapet film yang tergolong biasa aja gini. 

Iya sih kalo dari segi grafis emang oke, tapi kalo dari segi cerita, pendalaman karakter, konflik, semuanya jelek.


TRAILER



SCORE

5/10

Score 5 saja rasanya sudah lebih dari cukup buat film The Spongebob Movie: Search for Squarepants. 

Kalau nggak ngangkat karakter Spongebob dkk, kayaknya film skornya 3 aja udah cukup karena emang jauh kelasnya kalau dibandingin sama film animasi lainnya, terutama di bagian ceritanya.

Tapi entah lah, mungkin saya aja yang terlalu kecewa sama film ini, tapi faktanya rating film ini di IMDb juga nggak tinggi kok :v

Intinya, kalau kalian emang fans berat Spongebob, ya silahkan aja tonton filmnya. 

Tapi kalau kalian sedang nyari film animasi yang bagus, baik dari segi kualitas maupun cerita, saya saranin mending nonton film lain aja deh, ada banyak banget kok opsinya.

***

Sekian review film The Spongebob Movie: Search for Squarepants (2025) dari saya.

Perlu diingat bahwa seluruh isi postingan ini sepenuhnya berasal dari opini saya pribadi. Oleh karena itu, jika ada dari kalian yang ingin memberikan opini tambahan silahkan tulis saja di kolom komentar.

Jangan lupa selalu kunjungi blog Film Corner untuk mendapatkan informasi menarik seputar film atau series lainnya.

Terima kasih.

Dava

Hanya seorang manusia biasa yang hobi nonton film dan main game

Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form