Review Film Nefarious (2023), Kisah Terpidana Mati yang Kerasukan Iblis

Review Film Nefarious (2023)

Melihat kisah tentang seorang terpidana mati yang akan menghadapi ajalnya memang sudah terdengar biasa, sudah ada film lain yang mengadaptasi cerita tersebut, sebut saja film No Man of God yang cukup detail dalam menggambarkan momen - momen terakhir Ted Bundy sebelum menghadapi ajalnya. Tapi, bagaimana jadinya jika semua kejahatan yang dilakukan sang serial killer tersebut berada di bawah kendali iblis?

Konsep unik itulah yang menjadi dasar dari Nefarious. Tak seperti film drama thriller lainnya yang berfokus pada pengungkapan kasus kejahatan dari sang serial killer, Nefarious malah mengajak kalian untuk mempertanyakan apa yang sebenarnya terjadi pada sang serial killer. Film ini memusatkan perhatiannya kepada seorang ahli psikiater bernama Dr. James Martin yang ditugaskan untuk mengevaluasi kewarasan dari Edward Wayne Brady sebelum dia dijatuhi hukuman mati. Hidup Edward sepenuhnya berada di tangan Dr. James Martin, sebab jika kondisi mentalnya terbukti tidak stabil, maka hukuman matinya akan digagalkan.

Menariknya adalah, selama sesi itu berlangsung Edward dengan tegas menolak bahwa dia memiliki penyakit mental. Dia juga menganggap bahwa dirinya merupakan iblis yang sudah ada jauh sebelum manusia lahir. Kesimpulan awal dari Dr. James Martin pun menunjukkan bahwa Edward memiliki tanda kepribadian ganda, namun anehnya sedikit demi sedikit Edward mulai mengungkap semua rahasia yang dimiliki oleh Dr. James Martin, seolah - olah dia tahu semua peristiwa yang dialami oleh Dr. James Martin, sehingga tidak masuk akal rasanya jika itu hanyalah sebuah kepribadian ganda belaka.

Beragam misteri itulah yang akan menjadi plot utama dari film ini, kalian sebagai penonton akan terus dibuat penasaran mengenai apa yang sebenarnya terjadi kepada Edward. Apresiasi penuh pantas diberikan kepada Sean Patrick Flannery yang berhasil memerankan karakter Edward Wayne Brady dengan sangat sempurna. Raut wajahnya yang bisa berubah dengan drastis terasa sangat mengerikan, rasanya seperti melihat James McAvoy di film Split yang rilis pada tahun 2016 silam. 

Kualitas akting dari Jordan Belfi sebagai Dr. James Martin juga sama bagusnya. Di sepanjang film, mayoritas hanya dia dan Sean Patrick Flannery (Edward) saja yang akan tampil di depan layar, namun entah bagaimana rasanya tetap menarik aja gitu, gak ada bosennya sama sekali karena dialognya juga dibuat dengan matang. Ada banyak sekali analogi yang dimainkan di setiap perbincangan mereka, dan itu membuat nuansa misterinya makin terasa kental. Saya sangat suka dengan bagaimana karakter Edward ini ditampilkan, hanya bermodalkan dengan ucapan saja namun bisa mengintimidasi lawan bicaranya, benar - benar terihat seperti iblis. Terlebih lagi, saat mimik wajahnya berubah drastis menjadi seorang yang sangat penakut dan penakutan, membuatnya terlihat mengerikan sekaligus menyedihkan di waktu yang bersamaan.

Oiya, karena film ini mengangkat cerita tentang iblis, jangan terus berharap akan ada banyak jump scare di dalamnya. Malahan, film ini tidak memiliki jumpscare sama sekali, unsur seramnya pun sangat minim. Tidak akan ada scene yang membuat jantung kalian terasa mau copot. Justru sebaliknya, kalian dibuat enjoy untuk menikmati beragam misteri yang hadir antara Dr. James Martin dan Edward selama melakukan sesi tersebut.

Sekilas, Nefarious ini terlihat seperti film yang dibuat dengan budget rendah, hal itu jelas terlihat dari set up lokasi, jumlah orang yang tampil, efek CGI, semuanya sangat minim. Akan tetapi, dengan kesederhanaan itu, Nefarious masih mampu menyajikan cerita dan akting yang bagus. Itu saja sudah cukup untuk membuat film ini layak ditonton.


SCORE

7/10

Untuk sebuah film mystery crime horor, menurut saya Nefarious merupakan salah satu rekomendasi film yang cukup worth it buat kalian tonton. Akan tetapi, dikarenakan minimnya unsur horor dan jump scare di dalamnya, saya rasa film ini mungkin tidak cocok untuk golongan orang tertentu. Pokoknya, kalo kalian bisa enjoy dengan film yang punya banyak dialog, Nefarious bakal menjadi film yang wajib masuk dalam list kalian.


TRAILER


***

Sekian review dari saya mengenai film Nefarious (2023). Perlu diingat bahwa seluruh isi postingan ini hanya berasal dari opini saya pribadi dan bersifat subjektif. Oleh karena itu, jika ada dari kalian yang ingin memberikan tambahan, silahkan langsung tulis saja di kolom komentar.

Jangan lupa selalu kunjungi blog ini untuk mendapatkan rekomendasi film atau serial favorit lainnya.

Terima kasih.

Dava

Hanya seorang manusia biasa yang hobi nonton film dan main game

Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form