Review Film Anatomy of a Fall (2023), Kematian Penulis yang Penuh dengan Hipotesis

Review Film Anatomy of a Fall (2023)

Anatomy of a Fall merupakan film karya sutradara asal Prancis bernama Justine Triet yang rilis di bulan Agustus tahun lalu. Jujur saja pada awalnya saya sebenarnya agak skeptis terhadap film ini. Konsep ceritanya yang mengusung tentang misteri pembunuhan sudah sangat sering diangkat, ditambah lagi dengan kurangnya referensi saya terhadap film - film Prancis membuat saya tidak mampu berekspektasi tinggi.

Tapi, setelah menonton filmnya, ternyata Anatomy of a Fall ini cukup menarik perhatian saya.

Anatomy of a Fall menceritakan tentang misteri pembunuhan seorang pria bernama Samuel (Samuel Theis) yang diduga kuat dibunuh oleh istrinya sendiri, Sandra (Sandra Huller). Samuel merupakan seorang mantan dosen yang ingin fokus menjadi penulis novel seperti istrinya. Dia bahkan rela pindah dari London ke Prancis untuk mengejar impiannya menjadi seorang penulis, sebelum akhirnya dia ditemukan tewas saat sedang melakukan renovasi di rumahnya sendiri.

Saat kejadian perkara, Sandra mengaku bahwa dia sedang tertidur dan mendengar anaknya, Daniel (Milo Machado Graner), berteriak dari teras depan. Anak semata wayangnya itu memang menjadi saksi satu - satunya, sebab dia lah yang pertama kali menemukan jasad sang ayah yang sudah terkapar di teras depan.

Namun sayangnya, dikarenakan keterbatasan penglihatan yang Daniel punya, dia pun tidak bisa banyak menjelaskan. Daniel hanya bisa mengatakan bahwa setelah dia pulang dari berjalan - jalan dengan anjingnya, sang ayah sudah terbaring di depan rumah dalam keadaan tewas.

Investigasi pun dilakukan untuk menemukan tersangka utama dibalik pembunuhan itu, dan disitulah inti cerita dari film ini akan berjalan. Saya suka bagaimana film ini dengan detailnya menampilkan setiap opsi yang kemungkinan bisa terjadi kepada Samuel. Alih - alih langsung membuat sang istri sebagai pelaku utama, film ini justru memberikan banyak sekali kemungkinan - kemungkinan lain yang pada akhirnya membuat saya yang menontonnya ikut berpikir, apakah Samuel benar - benar dibunuh oleh istrinya sendiri, atau dia sendiri yang sengaja melakukan bunuh diri?

Ruang lingkup kasusnya yang berfokus kepada satu keluarga saja terasa cukup unik, karena opsi tersangkanya hanya satu, tapi gimana cara membuktikannya itu yang sukses bikin saya yang menontonnya ikut penasaran.

Seluruh dugaan yang ada akan disampaikan saat proses pengadilan berlangsung, dan di bagian itulah konflik utama dari film ini akan ditampilkan. Selama pengadilan itu berlangsung kalian akan tahu lebih dalam mengenai berbagai permasalahan yang sedang terjadi di keluarga itu. Sandra yang di awal film tampak selalu kalem mulai kelihatan sikap aslinya ketika sedang berdebat dengan suaminya, begitu juga dengan beragam rahasia Sandra yang dengan perlahan mulai terungkap di persidangan.

Sandra memang menjadi karakter yang sangat dipojokkan di film ini, dia seolah tidak memiliki jalan keluar karena hanya dia lah satu - satunya orang yang berkemungkinan besar menjadi tersangka. Tapi disisi lain ada banyak faktor juga yang mendukung bahwa Samuel sebenarnya melakukan bunuh diri.

Beragam hipotesis itu akan selalu bermunculan, bahkan sampai ending filmnya kalian masih tidak diberitahu dengan gamblang tentang apa yang terjadi sebenarnya. Yap, film ini emang punya ending yang terbuka, yang mana kalian sebagai penonton bisa mengambil kesimpulan sendiri mau percaya sama pilihan yang mana. 

Ending yang nanggung seperti itu memang bakal membuat sebagian besar penontonnya kecewa, tapi menurut saya sendiri ending-nya tetap masih masuk akal, mengingat bahwa cerita dari film ini sebagian besar memang hanya menyorot di persidangannya saja, jadi ya yang terpenting adalah bagaimana putusan akhir persidangannya, bukan tentang bagaimana kejadian sebenarnya yang terjadi pada Samuel.

Emang sih ending-nya terasa agak mengecewakan, tapi saya masih tetap salut dengan bagaimana Justine Triet sebagai sutradara berhasil memaksimalkan setiap hal yang ada di film ini, terutama pada setiap karakter yang tampil. Seluruh keluarga Samuel benar - benar memiliki andil besar ke dalam cerita, bahkan anjing peliharaan Daniel pun ikut berpengaruh ke dalam kasusnya.

Durasi filmnya yang lebih dari 2 jam memang terkesan sangat lama, terutama di bagian paruh awalnya yang saya rasa terlalu banyak membuang waktu. Tapi tenang saja karena momen yang membosankan di awal itu nanti akan berubah saat mulai masuk ke scene persidangan.

Anatomy of a Fall memang bukan menjadi film crime mystery yang terbaik, tapi setidaknya film ini mampu memberikan beberapa momen yang cukup memorable bagi penontonnya.


SCORE

7/10

Overall, Anatomy of a Fall menjadi film mystery crime di tahun 2023 yang sangat menarik buat kalian lihat, khususnya buat kalian yang emang suka sama film - film misteri pembunuhan.

Banyaknya potensi yang berhasil ditampilkan dengan baik di film ini membuat saya semakin tertarik untuk melihat film - film Prancis lainnya. Jadi, jika ada dari kalian yang tahu judul film - film Prancis yang bagus bisa langsung saja beritahu saya di kolom komentar.


TRAILER


***

Sekian review film Anatomy of a Fall (2023) dari saya.

Perlu diingat bahwa seluruh isi dari postingan ini murni dari opini saya pribadi saja. Oleh karena itu, jika kalian ingin menambahkan silahkan langsung tulis di kolom komentar di bawah.

Jangan lupa selalu kunjungi blog ini untuk mendapatkan informasi menarik seputar film dan series lainnya.

Terima kasih.

Dava

Hanya seorang manusia biasa yang hobi nonton film dan main game

Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form