Perjalanan Butcher dan kawan - kawannya dalam menumpas Homelander resmi
berakhir di season 5 yang episode terakhirnya sudah tayang di
Amazon sejak tanggal 20 Mei lalu.
Sejak season pertamanya dirilis di tahun 2019 silam,
The Boys memang selalu mendapatkan hype yang tinggi dari para
penontonnya.
Salah satu faktornya sangat jelas, karena The Boys berani tampil beda
dalam ngusung cerita bertema superhero.
Selama ini kalau denger film superhero kan pasti ekspektasinya ya
tentang sekelompok orang berkekuatan super yang berusaha buat merangin
komplotan penjahat.
Batas antara baik dan jahat tuh sangat jelas. Pihak superhero selalu
baik, dan yang jadi penjahat selalu jahat.
Tapi, konsep tersebut tak berlaku di The Boys. Homelander yang
ditampilkan sebagai sosok superhero kayak Superman kelakuannya malah
mirip psikopat yang dengan entengnya ngambil nyawa orang sesuka dia.
Tapi yaudah lah ya, kalian semua pasti juga udah tau premis dari
series ini.
Jadi, sesuai judul mari langsung fokus bahas season kelimanya saja,
yang juga menjadi season final dari series ini.
Tanpa berbasa - basi lagi, langsung saja berikut pembahasannya:
PROS
1. Antony Starr & Karl Urban yang Masih Tampil Maksimal
Udah 5 season berjalan, namun performa Antony Starr sebagai Homelander tak pernah memudar sedikitpun. Tatapannya yang tajam dan mengintimidasi tetap menjadi mimpi buruk bagi kita para penonton, serem aja gitu takut kena lasernya.
Bahkan di season terakhir ini, kita sebagai penonton masih
dibuat ngeri dengan tingkah dari Homelander yang nggak bisa ditebak; tiba -
tiba nancepin kepala orang lah, tiba - tiba bawa terbang orang ke luar
angkasa. Masih tetap brutal.
Karl Urban yang tampil sebagai Billy Butcher pun sama bagusnya. Obsesinya
untuk membunuh Homelander tetap terlihat jelas dari tatapan matanya yang
depresif, namun juga penuh dengan harapan, khususnya untuk Hughie yang sudah
dia anggap sebagai saudara kandungnya sendiri.
2. Redemption Arc A-Train
A-Train adalah villain yang pertama kali nongol dalam semesta
The Boys, dan sayangnya dia juga lah yang menjadi
hero yang pertama kali meninggal dalam series ini.
Perjalanan karakter A-Train dari yang awalnya sebagai sosok
villain yang sangat dibenci, sampai berubah menjadi karakter
hero yang sangat di idolakan terasa sangat memukau dan
memorable.
Momen awal perubahan itu terjadi ya ada di season 4 lalu, waktu
A-Train nyoba nyelamatin MM, lalu waktu sampai di rumah sakit dia
menyaksikan anak kecil yang tersenyum tulus kepadanya.
Nah, semenjak kejadian itu, A-Train benar - benar berubah drastis, dan
puncaknya di season 5 ini waktu dia selamatin Hughie dari serangan laser
milik Homelander.
Ironis aja gitu rasanya, Hughie disini menjadi orang pertama dan terakhir
yang diselamatin sama A-Train, what a man.
3. Masih Nampilin Satir Politik Dunia Nyata
Bukan The Boys namanya kalau tidak menyindir fenomena sosial dan
politik di dunia nyata.
Ada banyak sekali fenomena jaman now yang disindir lewat
series ini, mulai dari kesalahan AI yang menampilkan jari
lebih banyak, stok baby oil di rumahnya Mr. Marathon yang nyindir
tentang skandalnya P. Diddy, dan masih banyak lagi unsur satir lain yang
ditampilin.
Tapi, kalo dibandingin sama season sebelumnya sih sebenarnya masih
kalah jauh, sebab di season finale ini ceritanya sudah padat dan
nggak ada ruang lagi buat main - main seperti
season - season sebelumnya.
CONS
1. Alurnya yang Acak - Acakan
The Boys season finale harusnya menyajikan cerita yang intens dari
awal hingga akhir, namun entah kenapa rasanya series ini sedikit
kehilangan arah di beberapa episode awalnya.
Virus pembunuh superhero yang hype-nya sudah terbangun dari
series Gen V kurang terasa impact-nya. Toh
akhirnya Homelander nyari serum V1 biar dia bisa immune dari virus
tersebut.
Jadi kesannya tuh kayak hilang arah aja gitu. Di satu sisi
The Boys ingin menghubungkan ceritanya dengan
series Gen V, tapi di sisi yang lain ini The Boys ingin
ceritanya tidak bertele - tele karena ini udah season terakhir,
season yang harusnya jadi pamungkas, bukan malah dibikin muter -
muter ga jelas.
2. Banyak Karakter Baru, tapi Minim Spotlight
Di season 5 ini kita dikenalin sama banyak karakter baru, tapi
sayangnya mayoritas dari mereka hanya tampil beberapa menit doang dan
impact-nya pun tidak berdampak besar ke dalam cerita.
Salah satu karakter yang terasa banget di sia - siakan di
season terakhir ini adalah Soldier Boy dan Bombsight.
Soldier Boy yang ditampilkan sebagai pahlawan yang abadi justru malah
terlihat nggak ngapa - ngapain. Kerjaan dia cuman bantuin Homelander buat
nyari V1, abis itu udah, nggak ada lagi perannya sama sekali.
Padahal, di season 3 dulu Soldier Boy tampil sangat mendominasi, aura
mencekamnya sebagai superhero pendahulunya Homelander sangat
terasa.
Tapi di season 5 ini? Dia malah tampil sangat lembut, udah kayak
bapak - bapak yang pasrah mau anaknya bertingkah kayak gimana.
Bombsight yang tampil sebagai rival lama dari Soldier Boy pun sama
ngenesnya. Nama dia padahal udah di sebut berkali - kali, tapi waktu nongol
ehh dia cuma nongol beberapa menit doang, abis itu udah nggak tampak lagi
batang hidungnya.
3. Ending yang Kurang Memuaskan
Dari mulai momen Homelander yang dapat V1 gratis oleh Soldier Boy aja saya
sudah bisa memprediksi kalau series ini bakal nampilin ending yang
terbilang "aman".
Dan yap, benar dong ending-nya beneran dibikin aman, nggak yang bagus
banget, tapi nggak jelek juga.
Walaupun gak mengecewakan banget. Bagi saya,
The Boys season finale ini tetap membuang banyak hype yang
selama ini udah terkonsep rapi sejak season - season sebelumnya.
Contohnya nih, konflik antara Homelander dan Soldier Boy yang terasa selesai
gitu aja. Dengan ego mereka berdua yang sama - sama tinggi, saya yakin
harusnya Homelander dan Soldier Boy dapet momen gelud yang
all in sampe ada dari mereka yang mati.
Padahal, timing-nya juga udah ada lho waktu Soldier Boy ini megang
serum V1 di hadapan Homelander. Seharusnya di momen itu mereka berdua gelud
aja gitu sampai Soldier Boy tewas terus Homelander baru bisa dapetin V1,
bukannya malah dikasih gratis yang arghhhh rasanya tuh malah bikin kesel
yang nonton.
Udah gitu di episode terakhir ada logika yang dijalankan secara tidak
konsisten. Di salah satu scene diperlihatkan Homelander bisa terbang
ke luar angkasa lalu balik lagi ke tempat semula hanya dalam beberapa detik
saja.
Tapi waktu bertarung dengan Butcher? Nope, Homelander terbangnya
dibikin lemot betul. Jadi kesannya tuh Homelander harus kalah saat itu juga,
mau dia bisa terbang kek, pokoknya dia harus kalah.
4. Banyak Plot Hole
Meski sudah resmi tamat, tapi sayangnya masih banyak plot hole yang
ditinggalkan sama series ini. Contohnya yaitu dimana posisi
superhero lain waktu Homelander sedang bertarung dengan
Butcher?
Mereka kan bertarungnya di dalam gedung putih, yakali gaada satu pun
superhero lain atau dari pihak militer gitu yang dateng.
Nasib karakter Soldier Boy juga terasa dibuang gitu aja. Setelah dipiting
lehernya sama Homelander sampai pingsan, Soldier Boy lalu dimasukkan kembali
ke mesin pendinginnya, dan yaudah gitu aja, sampe series-nya kelar
nasibnya nggak disinggung lagi.
Pengganti dari The Seven juga tidak ditampilkan, padahal Stan Edgar
sudah kembali memimpin Vought.
Harusnya dengan kematian Homelander, akan ada penggantinya yang kurang lebih
punya peran yang sama, sebagai wajah dari Vought. Tapi nyatanya
sampai credit-nya berjalan, nggak ada scene yang nampilin itu
semua.
TRAILER
SCORE
6/10
Meski ditutup dengan biasa saja, The Boys masih tetap menjadi
series superhero favorit saya.
Series ini berhasil ngasih gambaran nyata tentang keadaan sekarang
jika kita hidup berdampingan dengan para superhero.
Kecewa sih iya soalnya tamatnya terkesan biasa aja gini. Tapi yaudah lah ya,
setidaknya ending-nya nggak yang jelek banget, masih bisa diterima
kok meski nggak memorable kayak season - season sebelumnya.
Bagi saya sendiri, season terbaik dari The Boys ini masih
dipegang sama season 3 nya. Final fight-nya dapet, konfliknya dapet,
dramanya dapet juga, udah paling the best emang
season ketiganya tuh.
***
Sekian review series The Boys Season 5 (2026) dari saya. Apabila ada
dari kalian yang punya pendapat lain tentang series ini silahkan
langsung tulis saja di kolom komentar.
Jangan lupa selalu kunjungi blog ini untuk mendapatkan informasi seputar
film ataupun series menarik lainnya.
Terima kasih.


