Trending

Review Film Ready or Not 2: Here I Come (2026), Masih Penuh Darah dan Seru!

Review Film Ready or Not 2: Here I Come

Enam tahun setelah perilisan film Ready or Not, tanpa disangka film tersebut ternyata bakal punya sekuel yang rilis pada bulan Maret lalu.

Masih dengan Samara Weaving yang kembali memerankan karakter Grace, sekuel yang bertajuk Ready or Not 2: Here I Come ini menampilkan ruang lingkup cerita yang lebih besar, darah yang lebih banyak, dan komedi gelap yang jauh lebih liar

Sebagai catatan aja, film Ready or Not 2 ini masih disutradarai oleh Matt Bettinelli - Olpin dan Tyler Gillett yang dulu juga menggarap seri pertamanya.

Namun, apakah sekuelnya ini beneran bisa tampil lebih baik dari film pertamanya dulu? Mari simak pembahasannya berikut:


SINOPSIS

Seolah nggak dikasih jeda sama sekali, Ready or Not 2 memulai ceritanya dengan adega Grace yang merokok di depan rumah keluarga Le Domas yang sedang terbakar.

Yap, scene itu juga lah yang dulu menjadi ending dari film Ready or Not yang pertama. Jadi, dengan kata lain, film ini mengambil latar tepat setelah kejadian yang ada di film pertama.

Setelah berhasil selamat dari keluarga Le Domas, Grace pun dievakuasi oleh petugas medis dan dibawa ke rumah sakit. Akan tetapi, teror permainan mematikan yang dialami oleh Grace ternyata tidak berakhir di keluarga Le Domas saja.

Terdapat skema yang lebih besar dari itu, yang membuat Grace sekali lagi harus memainkan permainan berdarah tersebut demi mendapatkan kebebasan.

Premis ceritanya emang nggak berubah banyak, tapi yang unik di film sekuelnya ini adalah Grace tidak lagi berjuang sendiri. Dia ditemani oleh adiknya, Faith, yang diperankan oleh Kathryn Newton yang secara tidak sengaja juga ikut nyemplung ke dalam permainan mematikan tersebut saat lagi njenguk Grace yang udah nggak dia temuin selama 7 tahun lebih.


PROS

1. Langsung Nyambung sama Film Pertamanya (Direct Sequel)

Mayoritas alur dari sebuah sekuel film pasti ada jeda waktunya, entah itu beberapa minggu, atau beberapa bulan gitu. 

Tapi hal itu nggak terjadi buat Ready or Not

Apa itu jeda?

Latar waktu di sekuelnya ini cuma jeda sedetik doang sama ending dari film pertamanya.

Alurnya yang langsung nyambung tersebut bikin film ini nggak perlu ngasih banyak penjelasan kepada para penontonnya. Nggak banyak basa - basi di awal, jadi ceritanya terasa lebih padat dan intens. 

2. Sekte Setannya Makin di Eksplorasi

Di film Ready or Not yang pertama, kita sebagai penonton hanya diberitahu tentang perjanjian gaib keluarga Le Domas lewat kotak kartu yang sifatnya masih sangat misterius. 

Nah, di sekuelnya ini, perjanjian dengan setannya itu makin di eksplorasi. Ada banyak sekali rules yang dijelaskan disini, membuat unsur permainan mautnya terasa lebih detail dan intens.

Nggak hanya fokus di permainan petak umpet doang, di film ini kita udah mulai dikasih spill tampilan setan yang dipuja oleh keluarga - keluarga elit dalam universe film Ready or Not.

Jadi udah nggak hanya mencakup satu keluarga aja nih, ruang lingkup konfliknya makin luas dengan makin banyak keluarga elit lain yang bergabung buat ngalahin Grace dan merebut tahta tertinggi.

3. Chemistry Samara Weaving dan Kathryn Newton yang Terasa Sangat Cair

Grace dan Faith
Grace (kiri) dan Faith (kanan)

Jika di film pertama karakter Grace yang diperankan sama Samara Weaving berjuang sendirian, kali ini tidak di film sekuelnya.

Dia ditemani oleh Kathyrn Newton yang dikisahkan sebagai adik kandungnya yang telah tidak bertemu selama lebih dari 7 tahun.

Nah, chemistry mereka berdua sebagai kakak adek tuh terasa sangat relatable di film ini. Udah kayak kakak adek beneran yang suka debat, suka nyalahin ini itu, punya ego sendiri - sendiri, but in the end mereka tahu bahwa mereka saling membutuhkan satu sama lain.

Penampilan mereka berdua juga yang bikin film ini makin terlihat bagus, sebab kalau nggak ada karakter Faith di film ini sih kayaknya filmnya bakal jadi boring parah, soalnya seluruh unsur misterinya kan sudah terungkap di film pertama. 

Sekuelnya ini tinggal tambahin unsur gore dan action-nya saja sambil ngasih bumbu comedy lewat interaksi antara Grace dan Faith yang selalu tampak tidak akur.


CONS

1. Terlalu banyak Karakter yang Tampil

Beragam Karakter Baru di Ready or Not 2

Sudah saya singgung sebelumnya kalau film Ready or Not 2 ini tidak akan menampilkan satu keluarga elit saja. Yang artinya, makin banyak dong karakter yang tampil.

Nah, kalau karakternya memorable semua sih gapapa, masalahnya mereka cuma nongol bentar doang, abis itu meninggal.

Bahkan ada beberapa karakter yang tampil dengan motivasi tinggi buat bunuh Grace, tapi berakhir sangat singkat. Siapa lagi kalau bukan karakter Francesca yang diperankan oleh Maia Jae yang di film ini dia ditampilkan sebagai mantan dari Alex Le Domas, pria yang Grace nikahi di film sebelumnya.

Dengan dendam yang udah membara karena lelakinya diambil sama Grace, harusnya dia udah siapin banyak cara dong buat bunuh Grace, bukannya malah pake Bazooka doang.

Meskipun tetap terasa seru, film Ready or Not 2 ini cuma kehilangan satu hal aja, yaitu tentang simplicity. Film pertamanya terasa ikonik karena permainan petak umpetnya yang simple ternyata punya twist gila tentang sekte setan dibaliknya.

Tapi di film sekuelnya ini?

Hmm rasanya kayak kurang aja gitu kenapa permainan yang dipakai petak umpet lagi, harusnya ada permainan lain gitu yang cocok buat ruang lingkup cerita yang lebih luas, soalnya di film ini konfliknya bukan di 1 keluarga aja, melainkan melibatkan hingga 5 keluarga elit.


TRAILER



SCORE

7/10

Meski tidak se-ikonik film pertamanya, Ready or Not 2: Here I Come tetap berhasil menyajikan genre gore, action, horor, dark comedy yang sangat solid dan penuh darah.

Ceritanya juga yang dibikin nyambung langsung dari film pertamanya membuat sekuel ini terasa mengejutkan. Sekuel yang tidak diharapkan sebenarnya, tapi ternyata seru juga.

Jika kalian suka sama film Ready or Not yang pertama, maka sekuelnya ini harus masuk dalam list tonton kalian.

***

Sekian review film Ready or Not 2: Here I Come (2026) dari saya.

Buat kalian yang udah nonton nih gimana pendapat kalian? Apakah kalian suka sama sekuelnya ini, atau kalian lebih suka sama film pertamanya? Tulis pendapat kalian di kolom komentar ya.

Jangan lupa selalu kunjungi blog ini untuk mendapatkan informasi seputar film ataupun series menarik lainnya.

Terima kasih.

Dava

Hanya seorang manusia biasa yang hobi nonton film dan main game

Post a Comment

Previous Post Next Post

Contact Form